Tampilkan postingan dengan label Bahasa Pemprograman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Pemprograman. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Januari 2023

Bahasa Pemprograman 1 - Tipe Data - Phyton

Bahasa Pemprograman Phyton pertama kali di kembangkan oleh Guido van Rossum pada tahun 1990 di CWI, Belanda. Phyton termasuk bahasa pemprohgraman tingkat tinggi dan juga merupakan bahasa pemprograman dinamis berorientasi obyek.

Phyton dapat dibuat dengan alat bantu IDE atau lingkungan kerja untuk menulis dan menjalankan phyton tersebut. Ada banyak IDE yang dapat digunakan, tapi pada praktik kali ini akan menggunakan https://colab.research.google.com/.


Untuk memulainya, klik tanda + di sebelah kode. Selanjutnya mulai untuk mengetik kode programnya.

Struktur Program Phyton

Struktur program phyton secara umum terbagi 3 bagian, yaitu header, definisi fungsi dan program utama. 

Contoh :

print("Hello World")

Keluarannya : Hello World

di phyton untuk mencetak cukup menggunakan print(), dimana yang akan dicetak berada di antara kurung buka dan kurung tutup. Jika ingin mencetak data string / text harus memasukkan ke dalam tanda kutip terlebih dahulu. 

Nama variabel maupun fungsi memakai case sensitif, dimana huruf besar dan kecil berpengaruh, dan akan menghasilkan error.
Tipe Data Phyton
  • Boolean : Menyatakan benar (true) yang bernilai 1, atau salah (false) yang bernilai 0
           Contoh : print(True)
  • String : Menyatakan karakter atau kalimat, bisa berupa huruf ataupun angka. Di apit tanda " atau '
            Contoh : print("Belajar phyton kelas X")
              print('Belajar phyton kelas X')
  • Integer : Menyatakan bilangan bulat
            Contoh : print(50)
  • Float : Menyatakan bilangan yang mempunyai koma
            Contoh : print(2.5)
  • Hexadesimal : Menyatakan bilangan dalam format heksa (bilangan berbasis 16)
      Contoh : 
    print("3d")
  • Complex : Menyatakan pasangan real dan imajiner
            Contoh : complex(5)
  • List: Data untaian yang menyimpan berbagai tipe data dan isinya bisa berubah ubah
            Contoh : print(["satu","dua","tiga","empat"])
  • Tuple : Data untaian yang isinya berbagai jenis data tapi tidak bisa berubah
            Contoh : print(("satu","dua","tiga","empat"))
                print((1,2,3,4,5,6))
  • Dictionary : Data untaian yang menyimpan berbagai tipe data berupa pasangan penunjuk dan nilai
            Contoh : print({"nama":"intan"'kelas':10})

Senin, 26 Desember 2022

Bahasa Pemprograman (Prosedural C) - Informatika X

Bahasa Pemprograman adalah instruksi standar untuk memerintah komputer, himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Pada hakikatnya belajar bahasa pemprograman sana dengan belajar bahasa natural(bahasa manusia sehari-hari); seseorang belajar dari "membaca" program terlebih dahulu, daripada "menulis" kode program. Proses menulis kode (coding) dapat dimulai setelah membaca program yang menjadi pola pembangun program komplek.

Bahasa pemprograman prosedural : Sebuah paradigma pemprograman yang penamaannya diambil dari pemprograman imperaktif berdasar konsep pemanggilan prosedur (langkah komputasi yang akan dilakukan).

Bahasa Pemprograman C : Bahasa pemprograman tingkat tinggi salah satu contoh bahasa prosedural, yang dapat digunakan untuk membangun sistem operasi, database dll. Dikembangkan oleh Dennis M. Ritchie dan Brian W. Kernighan pada tahun 1970. 

Persiapan Lingkungan Pengembangan Program Menggunakan Bahasa C


Sama seperti bahasa pemprograman lain, untuk membuat diperlukan perangkat lunak, editor text, tempat untuk mengetikkan kode program. Kompiler yang akan membaca kode bahasa C yang telah ditulis, dan mengubah menjadi bahasa mesin/assembly. Setelah itu terdapat sebuah assembler yang akan mengubah bahasa mesin tersebut kedalam kode biner yang dapat dipahami dan di eksekusi komputer.

Sebelumnya perangkat lunak terpisah, tapi sekarang telah terintegrasi , disebut IDE (integrated development environment). 

Kita akan pakai IDE Online juga seperti sebelumnya,https://colab.research.google.com/Sama seperti yang sebelumnya masih di web yang sama.






Caranya juga sama dengan mengetikkan kode program. 

Struktur Program Bahasa C

#include<stdio.h> Pernyataan yang digunakan untuk memasukkan header file yaitu stdio

int main() { implementasi suatu fungsi bernama main

printf("Halo Dunia!\n");  mencetak data kelayar

return 0;  tanda bagi sistem operasi untuk mengecek selesai program dengan benar 

}

( Header File : kumpulan fungsi dasar yang dikelompokkan berdasarkan kegunaannya dan dapat digunakan untuk membantu membuat program.)

Komponen Program dalam Bahasa C

  1. Kata Kunci / Keyword : Kata yang punya makna khusus tidak dapat diubah. yaitu, auto, double, int, struct, break, else, long, switch, case, enum, register, typedef, char, extern, return, union, continue, for, signed, void, do, if, static, while, defauld, goto, sizeof, volatile, const, float, short, dan unsigned
  2. Identifier : Nama unik yang diberikan dalam entitas program C. (tidak boleh sama dengan kata kunci, disusun dari kombinasi huruf, angka, dan underscore "_", bersifat case-sensitive)
  3. Tipe Data (int, short, long, float, double, char)
  4. Variabel : wadah untuk menyimpan suatu nilai 
  5. konstanta : Nilai yang tidak dapat diubah. 
  6. Membaca dan Menulis

JENIS JENIS APLIKASI

 Tujuan Pembelajaran : Memahami jenis jenis aplikasi; A. Jenis jenis Aplikasi Desktop Apps : Aplikasi yang dibuat dan dirancang untuk digun...